Dalam Pekerjaan Kita Sebagai Penulis yang
menghasilkan berbagai macam Karya Tulis seperti Karya Tulis Ilmiah yang
menuntut untuk memperhatikan kaidah – kaidah dan etika Ilmiah dalam Penulisan.
Sehingga sangatlah perlu Oleh Penulis untuk memperhatikan kaidah – kaidah
tersebut agar menjadi Penulis yang bertanggung jawab dengan cara menghasilkan
karya tulis yang baik, layak, dan bermanfaat.
Dalam pembahasan kali ini saya ingin menyinggung
beberapa hasil karya tulis Ilmiah yang sering di Posting di Blog, Website, dan
sebagainya banyak sekali tulisan – tulisan yang tidak memperhatikan pemilihan
kata atau penempatan kata dengan baik, sehingga alih – alih memiliki makna yang
tepat malah memiliki makna yang membingungkan bagi Pembaca karena walaupun
memiliki makna yang hampir sama akan tetapi masing – masing kata itu sendiri
memiliki penempatan kata tersendiri, jadi tidak boleh disama artikan apalagi
digunakan dalam membahas atau membicarakan hal yang sama. Kata – kata yang
dimaksud itu ada beberapa yang saya bahas kali ini yakni Topik dengan Tema, Kuesioner dengan Angket, dan Metode dengan Teknik.
Pengertian Topik dan Tema sering dikacaukan. Wahab
(1994:4) menyebutkan bahwa yang dimaksud Topik adalah bidang medan atau
lapangan masalah yang akan digarap dalam karya tulis atau penelitian. Sementara
itu, Tema
diartikan sebagai pernyataan sentral atau pernyataan inti tentang topik yang
akan ditulis. Topik yang memang masih terlalu luas harus dibatasi menjadi
sebuah tema.
Kuesioner adalah alat riset atau survei yang terdiri atas serangkaian pertanyaan
tertulis, bertujuan mendapatkan tanggapan dari kelompok orang terpilih melalui
wawancara pribadi atau dengan memberikan daftar pertanyaan (angket).
Angket adalah daftar pertanyaan tertulis mengenai masalah tertentu yang dimana
daftar pertanyaan ini diberikan kepada beberapa responden agar menjawabnya
dengan tujuan ingin mengetahui atau menjawab suatu permasalahan melalui bantuan
jawaban yang telah diberikan responden atas daftar pertanyaan (angket) yang
telah diberikan. Angket juga dapat dikatakan cara pengumpulan data yang
dilakukan dengan cara memberikan seperangkat pertanyaan atau pernyataan kepada
orang lain yang dijadikan responden untuk dijawabnya.
Metode adalah cara teratur yang digunakan untuk melaksanakan suatu pekerjaan agar
tercapai sesuai dengan yang dikehendaki, atau dapat juga diartikan cara kerja
yang bersistem untuk memudahkan pelaksanaan suatu kegiatan guna mencapai tujuan
yang telah ditentukan. Sementara Teknik, adalah pengetahuan tentang
cara atau langkah - langkah yang paling tepat untuk dapat mengerjakan sesuatu
dengan baik dan benar demi tercapainya suatu tujuan yang telah ditentukan.
Setelah melihat beberapa uraian tentang perbedaan
Topik dengan Tema, Kuesioner dengan Angket, dan yang terakhir Metode dengan
Teknik, tentu dapat dipahami bahwa perbedaan dari masing – masing kata – kata
itu sangat jelas dan tentunya juga penempatan kata – kata itu dalam suatu
tulisan tentulah berbeda. Karena memiliki pengertian dan maksud masing –
masing, kata – kata tadi tidak bisa digunakan dalam suatu pengucapan yang sama.
Atau diletakkan pada posisi dalam suatu tulisan yang sama, karena tentu
pemaknaannya akan berbeda. setiap kata – kata tadi memiliki tempat dan bidang
masing – masing dalam penggunaannya, sehingga pemahaman yang ditimbulkan akan
lebih baik atau bukan sebaliknya yakni kontradiktif dari yang sebenarnya.
Jadi beberapa uraian tadi adalah pemahaman saya
tentang penggunaan dan penempatan kata yang seharusnya penting untuk
diperhatikan oleh para penulis / Peneliti baik yang sudah menjadi penulis /
Peneliti lama maupun Penulis / Peneliti yang baru saja menggeluti pekerjaan
sebagai Penulis / Peneliti. Sehingga nantinya, semua karya Tulis Ilmiah yang
dihasilkan tentu akan lebih baik, lebih mudah dipahami, menambah wawasan, dan
dapat berguna bagi Kita semua.
Sumber
:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar